Beda Chipset HP Mahal dan HP Murah, Ini 5 Faktor yang Menentukan Performa

Kanama
Minggu, 25 Oktober 2026 09:04:47

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Perbedaan harga HP mahal dan HP murah tidak hanya ditentukan oleh desain, kamera, atau kapasitas memori. Chipset yang digunakan juga menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi performa, efisiensi baterai, kualitas foto, hingga kemampuan menjalankan fitur kecerdasan buatan (AI). Minggu (25/10/2026).

Chipset merupakan komponen utama yang mengatur berbagai proses di dalam smartphone. Karena itu, pemilihan chipset berpengaruh terhadap pengalaman pengguna, mulai dari membuka aplikasi dan bermain game hingga merekam video dengan kualitas tinggi.

Ponsel kelas flagship umumnya dibekali chipset dengan kemampuan pemrosesan lebih tinggi. Sementara itu, smartphone kelas entry-level menggunakan chipset yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan harian dengan biaya produksi lebih terjangkau.

Baca: Batuan Purba Kebumen Berusia 125 Juta Tahun, BRIN Ungkap Jejak Pembentukan Pulau Jawa

1. Teknologi Fabrikasi Memengaruhi Efisiensi Chipset

Salah satu faktor pembeda chipset kelas atas dan kelas bawah adalah teknologi fabrikasi yang digunakan dalam proses pembuatannya.

Baca: iPhone Lipat Apple Mulai Pre-Order di Indonesia, Harga Tembus Rp75,9 Juta

Chipset modern kelas flagship dapat menggunakan proses fabrikasi 3 nanometer (nm), sedangkan chipset kelas lebih terjangkau bisa memakai teknologi fabrikasi yang berbeda, bergantung pada model dan generasinya.

Secara umum, teknologi fabrikasi yang lebih maju memungkinkan produsen mengembangkan chip dengan kepadatan transistor lebih tinggi dan potensi efisiensi daya yang lebih baik.

Meski demikian, angka nanometer bukan satu-satunya penentu kecepatan. Arsitektur prosesor, rancangan chip, sistem pendingin, dan optimasi perangkat lunak juga memengaruhi kinerja smartphone secara keseluruhan.

Baca: Mahasiswa UNAIR Lolos Finalis PIMNAS 39, Usung Inovasi Mikroalga

2. Performa CPU dan GPU Tidak Sama

Perbedaan berikutnya terletak pada kemampuan CPU dan GPU. CPU bertugas menjalankan instruksi serta berbagai proses utama, sedangkan GPU menangani pengolahan grafis.

Baca: Bintang Katai Putih Berwarna Hijau Bikin Astronom Ungkap Misteri Kosmik

Chipset kelas flagship biasanya dirancang untuk menangani pekerjaan berat, seperti bermain game dengan grafis tinggi, mengedit video, dan menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.

Sebaliknya, chipset kelas pemula lebih berorientasi pada kebutuhan dasar, seperti berkirim pesan, menjelajahi internet, menggunakan media sosial, dan menonton video.

Kesenjangan performa dapat terlihat ketika kedua kelas chipset menjalankan aplikasi yang membutuhkan sumber daya besar. Namun, untuk penggunaan sehari-hari, chipset kelas terjangkau yang dirancang dengan baik tetap dapat memberikan pengalaman yang memadai.

Baca: Ilmuwan Islandia Teliti Ruang Magma Krafla, Buka Peluang Energi Terbarukan

3. Kemampuan Kamera dan AI Lebih Canggih

Chipset smartphone juga memiliki sistem pemrosesan gambar atau Image Signal Processor (ISP) yang berperan dalam menghasilkan foto dan video.

Baca: NASA Uji Teknologi Inspeksi Satelit, Upaya Baru Tekan Sampah Antariksa

Pada chipset kelas atas, kemampuan ISP umumnya lebih lengkap untuk mendukung pemrosesan gambar kompleks, pengurangan gangguan visual, perekaman video berkualitas tinggi, serta pengolahan beberapa kamera.

Selain itu, tersedia unit pemrosesan AI atau Neural Processing Unit (NPU) yang membantu menjalankan fitur berbasis kecerdasan buatan, seperti pengolahan foto, pengenalan objek, dan sejumlah fitur AI langsung di perangkat.

Chipset kelas murah biasanya memiliki kemampuan pemrosesan yang lebih terbatas. Kendati demikian, hasil foto tidak hanya ditentukan chipset, tetapi juga sensor kamera, kualitas lensa, dan pengolahan perangkat lunak dari produsen HP.

Baca: Era AI Ubah Praktik Hukum, In-House Counsel Hadapi Tantangan Baru

4. Dukungan Jaringan dan Konektivitas Berbeda

Dukungan jaringan juga menjadi hal yang perlu diperhatikan saat membandingkan chipset smartphone.

Baca: Perkuat Jejaring Puskesmas, Dinkes Kampar Fokus Integrasi Data Pelayanan Kesehatan

Sejumlah chipset kelas menengah dan flagship telah mendukung jaringan 5G, sedangkan sebagian chipset entry-level masih berfokus pada konektivitas 4G.

Namun, dukungan jaringan tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan harga atau nama merek chipset. Konsumen perlu memeriksa spesifikasi masing-masing model, termasuk modem, pita frekuensi yang didukung, dan kompatibilitas jaringan operator.

Selain konektivitas seluler, chipset juga dapat memiliki kemampuan berbeda dalam mendukung Wi-Fi, Bluetooth, dan teknologi koneksi lainnya.

Baca: BMKG Peringatkan 9 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada

5. Mengapa Chipset Flagship Lebih Mahal?

Harga chipset kelas atas dipengaruhi oleh sejumlah faktor, mulai dari biaya riset dan pengembangan, kompleksitas desain, teknologi manufaktur, hingga fitur tambahan yang disematkan.

Baca: BMKG Ingatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini

Pengembangan arsitektur CPU dan GPU berperforma tinggi membutuhkan investasi besar. Produsen juga harus mengoptimalkan kemampuan pemrosesan AI, kamera, serta konektivitas agar sesuai dengan kebutuhan smartphone premium.

Di sisi lain, chipset kelas entry-level dirancang untuk menekan biaya produksi sekaligus memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas.

Perbedaan biaya komponen tersebut dapat memengaruhi harga akhir smartphone. Meski begitu, harga jual HP juga ditentukan oleh faktor lain, seperti layar, kamera, kapasitas baterai, material bodi, memori, dan strategi pemasaran.

Baca: BMKG: 13 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini, Riau Masuk Daftar

Tips Memilih HP Berdasarkan Chipset

Sebelum membeli smartphone baru, konsumen sebaiknya menyesuaikan pilihan chipset dengan kebutuhan dan anggaran.

Baca: Jejak Kaki T-Rex Ditemukan, Fosil Kuno Ini Segera Dipindahkan ke Museum AS

Untuk komunikasi, media sosial, menonton video, dan penggunaan aplikasi ringan, chipset kelas entry-level yang memadai dapat menjadi pilihan ekonomis.

Bagi pengguna yang sering bermain game, melakukan multitasking, atau mengedit konten, chipset kelas menengah dengan CPU dan GPU lebih kuat dapat memberikan keseimbangan antara harga dan performa.

Sementara itu, pengguna yang membutuhkan performa tinggi, fitur AI lebih lengkap, serta kemampuan pengolahan foto dan video tingkat lanjut dapat mempertimbangkan smartphone dengan chipset flagship.

Baca: Syahrul Aidi Bicara Masa Depan Jurnalisme dan Regulasi AI

Konsumen juga sebaiknya memeriksa generasi chipset, dukungan pembaruan perangkat lunak, kapasitas RAM, jenis penyimpanan, dan sistem pendingin. Sebab, performa HP tidak ditentukan oleh chipset saja, melainkan oleh kombinasi seluruh komponen dan optimasi perangkat.

Dengan memahami perbedaan tersebut, calon pembeli dapat memilih smartphone yang sesuai kebutuhan tanpa harus selalu membeli perangkat paling mahal di pasaran. (SM)



Terkait
Misteri Alam Semesta Terkuak, Dark Matter Diduga Berinteraksi dengan Dark Energy
Misteri Alam Semesta Terkuak, Dark Matter Diduga Berinteraksi dengan Dark Energy
Harta Eduardo Saverin Anjlok Rp 178 Triliun, Saham Meta
Lainnya
Uji Coba Tampilan Mode Gelap WhatsApp di Android
Uji Coba Tampilan Mode Gelap WhatsApp di Android
WhatsApp Batasi Penerusan Pesan, Ini Fakta-fakta yang P
BMKG yang Bergantung pada Satelit Jepang
Apple akan Rombak Total IPhone Tahun Depan?
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komit
Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Ba
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di