Syahrul Aidi Bicara Masa Depan Jurnalisme dan Regulasi AI

Kanama
Rabu, 16 September 2026 19:50:43

KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar terhadap dunia jurnalistik. Kondisi tersebut mendorong perlunya pemahaman lebih kuat dari kalangan jurnalis terhadap teknologi sekaligus regulasi yang mengaturnya. Rabu (16/09/2026).

Hal itu disampaikan Anggota Komisi I DPR RI Dr. Syahrul Aidi Maazat, Lc., M.A. saat menjadi keynote speaker dalam Webinar Bakti Komdigi bertajuk “Merajut Nusantara: Jurnalisme di Era AI, Antara Kebebasan Pers, Keamanan Digital, dan Regulasi”.

Webinar yang berlangsung secara daring melalui Zoom tersebut digelar mulai pukul 13.30 hingga 16.30 WIB. Kegiatan ini membahas tantangan dunia pers di tengah perkembangan teknologi AI, termasuk aspek kebebasan pers, keamanan digital, dan kebutuhan regulasi.

Baca: Ilmuwan Islandia Teliti Ruang Magma Krafla, Buka Peluang Energi Terbarukan

Dalam kesempatan itu, Syahrul Aidi menekankan pentingnya jurnalis meningkatkan pengetahuan mengenai regulasi yang berkaitan dengan perkembangan teknologi digital, khususnya AI.

Menurutnya, pemahaman tersebut diperlukan agar insan pers mampu mengikuti perubahan teknologi sekaligus memahami ketentuan yang berlaku.

Baca: NASA Uji Teknologi Inspeksi Satelit, Upaya Baru Tekan Sampah Antariksa

Syahrul Aidi mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memberikan informasi yang lebih utuh kepada para jurnalis, khususnya dari Riau.

Webinar menghadirkan Dr. Aza El Munadiyana, S.Si., MM., AMIPR, yang merupakan akademisi sekaligus Ketua STIM Budi Bakti dan Tenaga Ahli Fraksi PKS untuk Poksi I. Ia disebut turut terlibat dalam pembahasan regulasi di DPR RI yang berkaitan dengan sektor digital, pers, media, dan penyiaran.

Selain membahas perkembangan teknologi, Syahrul Aidi juga membuka ruang bagi jurnalis untuk menyampaikan aspirasi terkait regulasi digital.

Baca: Era AI Ubah Praktik Hukum, In-House Counsel Hadapi Tantangan Baru

Ia menyebut masukan dari kalangan pers dapat menjadi bahan dalam mempersiapkan regulasi yang dibutuhkan ke depan.

Syahrul Aidi Dorong Pembahasan RUU AI

Baca: Perkuat Jejaring Puskesmas, Dinkes Kampar Fokus Integrasi Data Pelayanan Kesehatan

Syahrul Aidi juga menyinggung perkembangan AI yang kini menjadi perhatian di berbagai forum internasional.

Melalui Badan Kerja Sama Antar-Parlemen, isu AI disebut menjadi salah satu persoalan global yang telah dibicarakan dalam berbagai forum. Karena itu, ia menyampaikan adanya dorongan agar Indonesia mulai membahas regulasi khusus mengenai kecerdasan buatan.

Menurut Syahrul, regulasi tersebut penting untuk merespons perkembangan teknologi sekaligus memberikan kepastian dalam pemanfaatan AI.

Baca: BMKG Peringatkan 9 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada

"Kami sudah surati pimpinan, mudah-mudahan secepatnya," ujar Syahrul Aidi.

Dorongan pembahasan RUU AI tersebut menjadi salah satu isu penting dalam diskusi mengenai masa depan jurnalisme di tengah perkembangan teknologi digital.

Baca: BMKG Ingatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini

Bagi kalangan pers, perkembangan AI tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi dalam produksi dan distribusi informasi, tetapi juga menyangkut aspek regulasi, keamanan digital, serta kebebasan pers.

Webinar Bakti Komdigi tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan isu perkembangan teknologi AI dengan kebutuhan jurnalis memahami regulasi digital yang terus berkembang. (SM)



Terkait
BMKG: 13 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini, Riau Masuk Daftar
BMKG: 13 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini, Riau Masuk Daftar
Jejak Kaki T-Rex Ditemukan, Fosil Kuno Ini Segera Dipin
Misteri Alam Semesta Terkuak, Dark Matter Diduga Berint
Harta Eduardo Saverin Anjlok Rp 178 Triliun, Saham Meta
Lainnya
Seluler Pakai Internet di Indonesia Paling Lambat Loading se Asia Tenggara
Seluler Pakai Internet di Indonesia Paling Lambat Loading se Asia Tenggara
Korea Selatan Siap Gelar 5G untuk Publik Bulan Depan
Microsoft Minta Setop Penggunaan Internet Explorer
Lampung Akan Memiliki Pusat Astronomy Pertama di Sumate
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI J
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Pendidikan
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I