Misteri Alam Semesta Terkuak, Dark Matter Diduga Berinteraksi dengan Dark Energy

Kanama
Senin, 14 September 2026 08:32:20

KANALSUMATERA.com - JAKARTA – Misteri terbesar tentang alam semesta kembali menjadi perhatian para ilmuwan. Kajian terbaru mengungkap kemungkinan adanya interaksi antara dark matter atau materi gelap dengan dark energy atau energi gelap, dua komponen misterius yang diperkirakan mendominasi sebagian besar isi kosmos. Senin (14/09/2026).

Selama ini, dark matter dan dark energy menjadi dua teka-teki terbesar dalam dunia kosmologi. Keduanya diyakini membentuk sekitar 95 persen alam semesta, tetapi sifat dan mekanisme kerjanya hingga kini belum sepenuhnya dipahami.

Materi gelap diyakini berperan penting dalam pembentukan struktur kosmik melalui pengaruh gravitasinya. Sementara itu, energi gelap dikaitkan dengan percepatan ekspansi alam semesta.

Baca: Ilmuwan Islandia Teliti Ruang Magma Krafla, Buka Peluang Energi Terbarukan

Penelitian terbaru mencoba menguji kemungkinan bahwa kedua komponen tersebut tidak sepenuhnya berdiri sendiri, melainkan dapat saling berinteraksi dalam apa yang dikenal sebagai dark sector atau sektor gelap alam semesta.

Sejumlah penelitian menggunakan data pengamatan kosmologi terbaru, termasuk pengukuran Baryon Acoustic Oscillations dari DESI, data supernova, Cosmic Chronometers, hingga pengamatan lain untuk menguji berbagai model interaksi antara materi gelap dan energi gelap.

Baca: Perkuat Jejaring Puskesmas, Dinkes Kampar Fokus Integrasi Data Pelayanan Kesehatan

Salah satu kajian menemukan bahwa model yang memungkinkan adanya pertukaran energi antara kedua komponen tersebut dapat memberikan kecocokan yang kompetitif terhadap sejumlah data pengamatan kosmologi. Namun, hasil tersebut belum menjadi bukti pasti bahwa interaksi itu benar-benar terjadi.

Penelitian lain yang diterima untuk dipublikasikan di Physical Review D juga menemukan adanya indikasi interaksi dalam beberapa skenario berdasarkan gabungan data kosmologi terbaru. Meski demikian, analisis statistik masih menunjukkan bahwa model kosmologi standar ΛCDM tetap menjadi model yang lebih diunggulkan dalam perbandingan tertentu.

Temuan-temuan tersebut membuka peluang baru untuk memahami bagaimana alam semesta berevolusi dan mengapa ekspansinya terus mengalami percepatan.

Baca: BMKG Peringatkan 9 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada

Jika interaksi antara dark matter dan dark energy benar-benar dapat dibuktikan melalui pengamatan yang lebih kuat, hal itu berpotensi memberikan pemahaman baru mengenai struktur dan sejarah perkembangan alam semesta.

Namun, para ilmuwan masih membutuhkan data observasi yang lebih luas untuk memastikan apakah indikasi tersebut merupakan fenomena fisik nyata atau hanya hasil yang masih dapat dijelaskan melalui model kosmologi yang telah digunakan selama ini.

Baca: BMKG Ingatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini

Dengan berbagai teleskop dan proyek pengamatan kosmologi yang terus berkembang, misteri mengenai 95 persen komponen alam semesta yang hingga kini masih tersembunyi itu diperkirakan akan terus menjadi salah satu fokus utama penelitian astronomi modern. (SM)



Terkait
BMKG: 13 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini, Riau Masuk Daftar
BMKG: 13 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini, Riau Masuk Daftar
Jejak Kaki T-Rex Ditemukan, Fosil Kuno Ini Segera Dipin
Syahrul Aidi Bicara Masa Depan Jurnalisme dan Regulasi
Harta Eduardo Saverin Anjlok Rp 178 Triliun, Saham Meta
Lainnya
Kebanyakan Pakai Smartphone, Otak Jadi Malas Berpikir?
Kebanyakan Pakai Smartphone, Otak Jadi Malas Berpikir?
Ikuti Tips Ini Untuk Hindari Pengutit Akun Whatsapp-mu
Terbaru, Oppo Siapkan Smartphone dengan 10X Optical Zoo
Apple akan Rombak Total IPhone Tahun Depan?
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Nasional
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI J
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad