Habis Kena Hujan Mobil Wajib Dicuci, Ini Alasannya

Amar
Selasa, 29 Januari 2019 16:42:41
cuci mobil

JAKARTA, KANALSUMATERA.com — Para pemilik mobil, pada musim hujan seperti serkarang ini, jangan malas membilas seluruh bagian eksterior dengan menggunakan air biasa. Alasan utama, untuk menjaga agar kaca dan juga bodi tidak cepat timbul jamur atau warna cat menjadi pudar.

Menurut penjelasan Christopher Sebastian, CEO dari Makko Group, sebaiknya ketika di jalan mobil terkena air hujan maka ketika tiba di rumah langsung dibilas menggunakan air biasa dan lap sampai benar-benar kering.

"Potensi timbul jamur di kaca hingga ke bodi menjadi cukup besar. Tetapi, kalau sering dibilas, potensi itu menjadi lebih kecil," ujar Christopher kepada Kompas.com belum lama ini di Jakarta.

Christopher melanjutkan, pastikan juga air hujan yang menempel di bagian bodi atau kaca jangan sampai kering dengan sendiri, apalagi dalam waktu yang cukup lama. Sifat dari air hujan itu sendiri sangat kurang bersahabat dengan kaca atau bodi mobil.

"Pada intinya jangan sampai mengering dan didiamkan dalam waktu berhari-hari. Kondisi seperti itu yang menjadikan kaca mobil cepat berjamur dan warna cat mobil menjadi kusam," kata dia.

Sementara itu, Robby Kurnia, CEO Autoglaze Indonesia, juga pernah mengatakan bahwa air hujan yang kering sendiri di bagian bodi mobil bisa menimbulkan bercak seperti garam.

"Kalau jarang dibersihkan bisa timbul seperti itu. Jadi sebaiknya langsung dibilas atau dicuci biasa saja tanpa menggunakan sabun, yang penting dilap lagi sampai benar-benar kering di seluruh bagian eksterior," ujar Robby belum lama ini di kawasan Jakarta Selatan.kpc/ks



Lainnya
Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150  New Coler Sudah Dapat Dipesan
Suzuki GSX-R150 dan GSX-S150  New Coler Sudah Dapat Dipesan
Korea Selatan Siap Gelar 5G untuk Publik Bulan Depan
Berikut 15 Smartphone dengan Radiasi Tinggi
Ojek Online atau Taksi Boleh Pakai GPS, Ini Syaratnya
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru