Jaringan 5G, Rudiantara: Tahun Ini Harus Masuk Indonesia

Alwira Fanzary
Kamis, 10 Januari 2019 17:09:11
Rudiantara

KANALSUMATERA.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menjelaskan bahwa teknologi jaringan 5G harus masuk di Indonesia. "Tahun ini harus masuk," ujar Rudiantara, dalam peluncuran data center Alibaba Cloud di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 9 Januari 2019.

Menurut Rudiantara, seperti yang dikutip dari Tempo.co, di Indonesia belum ada bisnis model tentang teknologi 5G. Teknologi tersebut, kata dia, ada dua peruntukkannya, untuk konsumen dan industri. Indonesia akan mengikuti negara maju untuk menggunakan jaringan 5G bersifat komersial.

"Kemungkinan yang masuk lebih dulu itu industri, karena mereka melihat dari segi bisnis. Sedangkan untuk konsumer, misalnya 4G speed-nya 7 megabita, nah kalau 5G bisa 100 atau 200 megabita. Kalau 100 misalkan tinggal dikali 15 kecepatannya. Mau enggak konsumen bayar 15 kali lipat?" tutur Rudiantara.

Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail, beberapa waktu lalu menyatakan bahwa Jepang dan Korea Selatan mulai memakai jaringan 5G pada 2019. "Tentu kita akan menyusul tidak jauh-jauh dari waktu itu," kata dia saat peluncuran perangkat lunak komersial 5G radio access network (RAN) di Hotel Four Seasons, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Baca: Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya

Meski begitu, Ismail mengatakan, Indonesia tak serta-merta meninggalkan jaringan 3G dan 4G. "Tapi kita tetap harus berpartisipasi menjadi pemain global untuk mengembangkan jaringan 5G," ujarnya.

Pembangunan jaringan 5G memanfaatkan jaringan infrastruktur telekomunikasi serat optik Palapa Ring. Ismail memaparkan, selain koneksi broadband yang lebih cepat, jaringan 5G dapat menggantikan peran manusia. "Beberapa fungsi yang dijalankan manusia akan digantikan mesin," kata Ismail.

Jaringan 5G sudah diuji coba pertama kali saat gelaran Asian Games 2018 di Jakarta. Beberapa perusahaan di Indonesia juga sudah memamerkan aplikasi dari teknologi 5G, seperti Telkomsel dengan minibus nirawak, Ericson dengan smartcity. Tpo/Kso

Lainnya
Microsoft Minta Setop Penggunaan Internet Explorer
Microsoft Minta Setop Penggunaan Internet Explorer
Lampung Akan Memiliki Pusat Astronomy Pertama di Sumate
Google Kembangkan Ponsel Tanpa Sentuh
Para Ahli Suarakan Tolak 5G Lewat Petisi
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I