Microsoft Minta Setop Penggunaan Internet Explorer
KANALSUMATERA.com - Sejak 2015, Microsoft sudah menggantikan Internet Explorer dengan Microsoft Edge sebagai peramban utama di sistem operasi Windows.
Namun, bukan berarti peramban lawas itu kehilangan pengguna, bahkan masih ada yang berasal dari kalangan pebisnis.
Oleh sebab itu, Microsoft terus mendorong agar para pengguna tidak lagi memakai Internet Explorer.
Dikutip dari Softpedia, Selasa (11/2/2019), perusahaan meminta agar para pengguna mulai beralih ke peramban yang lebih modern.
Baca: Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Sekadar informasi, Internet Explorer sendiri masih digunakan sejumlah perusahaan untuk menjalankan aplikasi di kalangan internal.
Kendati demikian, lambat laun Internet Explorer itu jelas sudah usang dibanding peramban lain.
"Persoalannya, Internet Explorer sudah tidak lagi kompatibel. Kami tidak mendukung standar web baru di Internet Explorer dan banyak pengembang pada umumnya tidak lagi memasukkan Internet Explorer dalam uji coba," ujar salah satu insinyur Microsoft, Chris Jackson.
Di samping itu, kebanyakan aplikasi baru tidak lagi kompatibel dengan Internet Explorer sehingga tidak dapat digunakan.
Karenanya, Microsoft mendorong agar pengguna Internet Explorer dapat menikmati konten web yang lebih besar.
Selain itu, Microsoft juga tengah mencoba untuk mengadopsi sistem Chromium di Edge. Hal itu dilakukan Microsoft untuk menciptakan kompatibalitas web yang lebih baik dan mengurangi fragmentasi.
Sayang, belum ada informasi lebih lanjut dari pengembangan Edge yang diintegrasikan dengan sistem Chromium ini. Microsoft hanya menyebut pengembangannya akan dilakukan awal 2019. Kso
