Para Ahli Suarakan Tolak 5G Lewat Petisi

Alwira Fanzary
Rabu, 2 Januari 2019 15:12:52
Ilustrasi

Kanalsumatera.com - Teknologi jaringan nirkabel sudah di depan mata, banyak perusahaan teknologi khususnya dari China sudah melakukan uji coba seperti Huawei dan ZTE. Namun klaim para ilmun sepakat 5G menyebabkan beberapa penyakit paling mematikan yang diketahui peradaban modern.

Smartphone 5G pertama di dunia akan diluncurkan pada tahun 2019, tetapi berpotensi mengeja bencana bagi manusia dan lingkungan, menurut sekelompok ilmuwan.

Seperti dilansir dari Daily Star, Rabu (2/1/2019), hampir 30.000 orang - termasuk ilmuwan, dokter, dan organisasi lingkungan - telah menandatangani petisi di situs web 5gspaceappeal.

Ini menarik perhatian bagi organisasi dunia seperti PBB, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan UE untuk "segera menghentikan pengembangan 5G".

Menurut situs itu, jaringan nirkabel "berbahaya bagi manusia" dan pengembangan generasi berikutnya "didefinisikan sebagai kejahatan" di bawah hukum internasional.

Dalam situs web tersebut menyatakan: “Kami para ilmuwan, dokter, organisasi lingkungan, dan warga negara yang bertanda tangan di bawah ini, mendesak untuk menghentikan penyebaran jaringan nirkabel 5G (generasi kelima), termasuk 5G dari satelit ruang angkasa.

“5G akan meningkatkan paparan radiasi frekuensi radio (RF) secara besar-besaran di atas jaringan 2G, 3G dan 4G untuk telekomunikasi yang sudah adaRadiasi RF telah terbukti berbahaya bagi manusia dan lingkungan. Penempatan 5G merupakan percobaan pada kemanusiaan dan lingkungan yang didefinisikan sebagai kejahatan di bawah hukum internasional. "

Huawei Indonesia sendiri mengaku sangat terbuka melayani sejumlah marger operator dan menjalin hubungan yang erat dengan industri lain terkait.

Soal keamanan data, perusahaan asal China ini menjamin tidak ada masalah yang serius yang ditemukan diseluruh perangkatnya.

Di Inggris misalnya, mereka mengundang pemerintah Inggris menguji perangkat bersama untuk standar kemanan seperti apa yang merka butuhkan. Hasilnya, tidak ditemukan masalah serius soal kemanan data. Sdo/Ir

Lainnya
Uji Coba Tampilan Mode Gelap WhatsApp di Android
Uji Coba Tampilan Mode Gelap WhatsApp di Android
Ngejar Popularitas Prabowo di Medsos, Tim Jokowi Pakai
Waspada, Polri Gandeng Mahasiswa Tangkal Hoaks Jelang P
Terbaru, Oppo Siapkan Smartphone dengan 10X Optical Zoo
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur