Harta Eduardo Saverin Anjlok Rp 178 Triliun, Saham Meta Jadi Sorotan

Kanama
Rabu, 9 September 2026 13:00:51

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Kekayaan Eduardo Saverin, salah satu pendiri Facebook yang kini menetap di Singapura, mengalami penurunan tajam dalam setahun terakhir. Harta Saverin menyusut sekitar USD 10,1 miliar atau setara Rp 178 triliun. Rabu (09/09/2026).

Meski mengalami penurunan kekayaan dalam jumlah besar, Saverin masih mempertahankan posisi sebagai orang terkaya di Singapura selama empat tahun berturut-turut.

Berdasarkan daftar 50 orang terkaya Singapura 2026 versi Forbes, total kekayaan Saverin kini berada di angka USD 32,9 miliar. Angka tersebut turun cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD 43 miliar.

Baca: Ilmuwan Islandia Teliti Ruang Magma Krafla, Buka Peluang Energi Terbarukan

Penurunan kekayaan Saverin tidak terjadi sendirian. Tiga pendiri Sea Limited, yakni Forrest Li, Gang Ye, dan David Chen, juga mengalami penurunan kekayaan dengan total mencapai USD 5,85 miliar.

Dengan demikian, gabungan kekayaan empat taipan teknologi tersebut berkurang sekitar USD 15,95 miliar dalam periode satu tahun.

Baca: NASA Uji Teknologi Inspeksi Satelit, Upaya Baru Tekan Sampah Antariksa

Kekayaan Saverin Tertekan Saham Meta

Sebagian besar kekayaan Eduardo Saverin berasal dari kepemilikannya di Meta Platforms, perusahaan induk Facebook.

Saham Meta dilaporkan mengalami penurunan sekitar 25% sepanjang tahun ini. Kondisi tersebut terjadi ketika laba bersih perusahaan pada kuartal kedua turun 14 persen, salah satunya dipengaruhi meningkatnya pengeluaran untuk pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan atau AI.

Baca: Era AI Ubah Praktik Hukum, In-House Counsel Hadapi Tantangan Baru

Situasi tersebut berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya. Pada daftar orang terkaya Singapura 2025, Saverin justru menjadi individu yang memperoleh kenaikan kekayaan terbesar.

Saat itu, kekayaannya bertambah sekitar USD 14 miliar setelah saham perusahaan induk Facebook tersebut mengalami penguatan.

Baca: Perkuat Jejaring Puskesmas, Dinkes Kampar Fokus Integrasi Data Pelayanan Kesehatan

Tetap Jadi Orang Terkaya Singapura

Walaupun kehilangan USD 10,1 miliar dalam setahun, posisi Saverin sebagai orang terkaya di Singapura belum tergeser.

Sementara itu, Forrest Li, Chairman sekaligus CEO Sea Limited, mengalami penurunan kekayaan dari USD 11,2 miliar menjadi USD 7,7 miliar. Penurunan tersebut membuat posisi Li dalam daftar orang terkaya Singapura turun dari peringkat keenam menjadi peringkat ke-10.

Baca: BMKG Peringatkan 9 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada

Menariknya, penurunan kekayaan para taipan teknologi tidak membuat total kekayaan 50 orang terkaya di Singapura ikut berkurang.

Forbes mencatat total kekayaan kelompok tersebut tetap berada di angka USD 239 miliar. Kondisi itu terjadi karena sebagian orang kaya dari sektor lain justru mencatat pertumbuhan kekayaan. Sebanyak 35 dari 50 orang dalam daftar tersebut mengalami peningkatan harta selama setahun terakhir.

Baca: BMKG Ingatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia Hari Ini

Dari Pendiri Facebook hingga Investor Teknologi

Eduardo Saverin mendirikan Facebook bersama Mark Zuckerberg dan sejumlah rekannya saat masih berkuliah di Universitas Harvard pada 2004.

Pria kelahiran Brasil yang kini berusia 44 tahun tersebut menetap di Singapura sejak 2009. Dua tahun kemudian, Saverin melepaskan kewarganegaraan Amerika Serikat menjelang Facebook melakukan penawaran umum perdana atau IPO.

Baca: BMKG: 13 Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Hari Ini, Riau Masuk Daftar

Setelah tidak lagi aktif dalam operasional Facebook, Saverin mengembangkan aktivitas bisnisnya melalui investasi teknologi.

Ia menjadi salah satu pendiri perusahaan modal ventura B Capital. Perusahaan tersebut mengelola dana lebih dari USD 12 miliar dan menanamkan modal di berbagai perusahaan.

Baca: Jejak Kaki T-Rex Ditemukan, Fosil Kuno Ini Segera Dipindahkan ke Museum AS

Pada Juli 2026, B Capital juga menghimpun dana baru sebesar USD 500 juta. Pendanaan tersebut diarahkan untuk startup tahap awal, terutama perusahaan yang mengembangkan teknologi berbasis AI di sektor kesehatan, energi, hingga teknologi perusahaan.

Selain aktivitas bisnis, Saverin bersama istrinya, Elaine, juga dikenal aktif dalam kegiatan filantropi di Singapura.

Yayasan yang mereka dirikan telah terdaftar sebagai badan amal di Singapura sejak 2023 dan masuk dalam jajaran 10 donatur swasta terbesar di negara tersebut. (SM)



Terkait
Misteri Alam Semesta Terkuak, Dark Matter Diduga Berinteraksi dengan Dark Energy
Misteri Alam Semesta Terkuak, Dark Matter Diduga Berinteraksi dengan Dark Energy
Lainnya
Ini Fitur Baru WhatsApp yang akan Diluncurkan
Ini Fitur Baru WhatsApp yang akan Diluncurkan
Open Road Race Tapak Lapan Kampar Championship 2019 Seg
Habis Kena Hujan Mobil Wajib Dicuci, Ini Alasannya
BMKG yang Bergantung pada Satelit Jepang
Hukum
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, T
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
Nasional
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI J
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat