Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya

Amar
Selasa, 28 Januari 2020 16:25:25
media sosial whatsapp dapat dijadikan pelaku kejahatan untuk melakukan penipuan

KANALSUMATERA.com - DIREKTORAT Tindak Pidana Siber yang berada di bawah Bareskrim Polri menerima banyak sekali laporan berbagai bentuk kejahatan siber yang terjadi di marketplace, media sosial, surel, hingga platform online. Tercatat ada 1.617 kasus mulai Januari-Desember 2019.

Kasur penipuan atau scam bisa berupa pesan yang didapat pihak ketiga yang tidak jelas, mulai spam, tipuan (hoax), hingga pengelabuan (phishing). Nah, bagaimana cara menghindarinya?

Dalam praktiknya, penipu mencoba berbagai modus operandi untuk mendorong korban melakukan tindakan tertentu. Salah satunya lewat platform WhatsApp yang aktif digunakan warganet di Indonesia, baik muda maupun orang tua. Berikut jenis-jenis penipu di WhatsApp dan cara menghindarinya:

1. Pura-pura Kenal
Penipu bisa muncul dengan berbagai wajah. Mereka biasanya berpura-pura menjadi teman atau kerabat dekat dan mengaku sangat membutuhkan uang menggunakan nomor tidak dikenal. Dengan alasan sedang terkena musibah seperti baru saja dirampok, dipenjara, bahkan dirawat inap,mereka dapat mengarang alasan dan meyakinkan korban untuk mengirimkan sejumlah uang.

Baca: Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya

Jika tidak ingin menjadi korban, pertama-tama perhatikanlah bahasa yang coba ditiru si penipu. Gaya percakapan yang digunakan mungkin berbeda, seperti tutur bahasa yang dipilih, cara mereka menjelaskan situasi, dan hal kecil lainnya yang membuat kita ragu.

Jangan lupa pula menanyakan informasi tambahan dari sumber terpercaya. WhatsApp mendukung kita melaporkan dan memblokir pengguna tersebut dengan membuka chat > klik kontak atau nama grup > klik Laporkan atau Blok Kontak.

2. Menjadi Pemenang Hadiah
Pernahkah Anda menerima pesan yang menyatakan bahwa Anda beruntung menjadi pemenang hadiah secara tiba-tiba? Jika iya, ada kemungkinan Anda sedang menjadi target penipuan. Biasanya oknum penipu mengaku sebagai pihak perusahaan/brand yang meyakinkan bahwa kita memenangi hadiah besar atau sekadar menawarkan pekerjaan yang sebelumnya tidak pernah kita daftar.

Tujuan utama mereka yakni memperoleh informasi pribadi kita atau menipu untuk meminta uang. Jika suatu hal terlalu mustahil untuk menjadi kenyataan, memang hal tersebut tidak mungkin terjadi.

3. Mengirimkan Tautan/Link
Sebuah indikator (lihat ilustrasi) mungkin ditampilkan ketika tautan mengandung kombinasi karakter yang tidak umum. Penipu menggunakan kombinasi karakter ini untuk mengecoh Anda agar Anda mengetuk tautan yang sepertinya akan membuka situs web sah tetapi sebenarnya berbahaya.

Ketika menerima tautan, tinjau konten pesan dengan hati-hati. Jika tautan ditandai mencurigakan, Anda dapat mengetuk tautan tersebut dan pesan pop-up akan ditampilkan, menyoroti karakter yang tidak umum di tautan tersebut. Kemudian, Anda dapat memilih membuka tautan tersebut atau kembali ke chat.

Danang Arradian/ sn/ks

Lainnya
Game PUBG Resmi Diharamkan di India dan Tiongkok, Indonesia Kapan?
Game PUBG Resmi Diharamkan di India dan Tiongkok, Indonesia Kapan?
Seluler Pakai Internet di Indonesia Paling Lambat Loadi
Korea Selatan Tunda Terapkan Teknologi 5G, Ini Alasanny
Habis Kena Hujan Mobil Wajib Dicuci, Ini Alasannya
Olahraga
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Camat Cup Kampar Kiri Bergulir, Eko Apresiasi Semangat Kebersamaan Masyarakat
Wabup Misharti Resmi Buka Camat Cup I Kampar Kiri, Diik
PSPS Pekanbaru Perkuat Lini Belakang, Datangkan Dua Kip
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt