Tatap Layar Ponsel Terlalu Lama, Penelitian NIH: Struktur Otak Pada Anak Bisa Berubah

Alwira Fanzary
Senin, 7 Januari 2019 12:09:50
Ilustrasi

Kanalsumatera.com - Penggunaan smartphone yang berlebihan menimbulkan banyak dampak negatif. Salah satu dampak negatif penggunaan smartphone ialah dapat mengikis fungsi otak jika terlalu lama menatapnya.

Dilansir dari laman Syracuse, penelitian dari National Institute of Health (NIH) menemukan bahwa terlalu lama menatap layar ponsel dapat mengikis dan mengubah struktur otak pada anak-anak.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya penipisan premature korteks otak yakni lapisan terluar otak yang berfungsi membantu memproses informasi dari luar.

Saat ini banyak remaja yang menghabiskan waktu lebih dari empat jam untuk menatap ponselnya dalam sehari. Hasil awal penelitian membuktikan anak-anak tersebut memiliki skor lebih rendah pada tes berpikir dan bahasa.

Meskipun begitu, Direktur NIH, Gaya Dowling mengatakan agar masyarakat tidak menarik kesimpulan cepat. “Kami tidak tahu apakah disebabkan karena menatap layar. Kita akan terus menginformasikan lebih lanjut terkait penelitian di awal tahun ini,” ujar Dowling.

Hasil studi ini dijadwalkan rilis awal 2019. Lewat penelitian ini diharapkan masyarakat benar-benar mendapatkan pemahaman baik tentang bagaimana penggunaan digital mempengaruhi otak dan kesehatan mereka. Oz/Kso



Lainnya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Begini Tipe Perilaku Penipuan di Whatsapp dan Cara Mengatasinya
Wow, Bekas Mobil Dinas Sukarno Pernah Ditawar Pakai Cek
Korea Selatan Siap Gelar 5G untuk Publik Bulan Depan
Open Road Race Tapak Lapan Kampar Championship 2019 Seg
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202